Foto Flatlays yang Hasilnya Nggak Flat? Gini Caranya!

Flatlays adalah jenis fotografi yang memotret suatu objek berupa barang, makanan, atau yang lainnya dengan arah bidikan dari atas. Seperti ini nih contohnya:

Four Assorted Perfume Glass Bottles

Red and White Round Fruits on Brown Wooden Bowl

Hasil fotonya terlihat asik, ya. Bagus nih, buat variasi foto produk kamu mau pun untuk bikin indah feed socmed. Katanya nih, fotonya susah-susah gampang karena jatuhnya bisa jadi estetik dan cangtip sesuai rencana, atau malah gagal total dan literally flat.

Yuks, kita simak tips singkat fotografi flatlays dari Connie Chan berikut ini, biar kamu bisa slay the flatlays.

 

  1. Pahami latar belakangmu

Pertama-tama, kamu harus ngerti dengan jelas tujuan kamu menggunakan konsep flatlays ini.

Apa yang kamu coba raih dengan hasilnya nanti? Apakah kamu mau menunjukan dan menjual produk baru? Apakah kamu mau menunjukan bagaimana layanan atau produkmu bisa membantu keseharian pelangganmu? Apa cerita yang ingin kamu share dengan flatlays-mu?

Pertanyan semacam itu bisa kamu tanyakan pada dirimu. Dengan menjawabnya, kamu akan semakin terbantu dalam menyelesaikan projek ini.

 

  1. Pilih background yang bersihAbove Ground Photo of Succulent Plants on Brown Wooden Board

Latar yang bersih dan tidak berantakan adalah basic terbaik dan termudak untuk flatlay kamu. Hindari pola yang terlalu rame atau warna yang terlalu bold untuk jadi background agar nggak mengalihkan perhatian dari objek utamanya.

Sprei putih, meja kayu, lantai dengan warna netral, atau countertop marmer bisa jadi pilihan karena biasanya pola dan warnanya rapi serta gampang ditemui di rumah. Selain itu, kain atau kertas krep berwarna juga bisa kamu gunakan. Kuncinya adalah pilih latar yang fungsinya seperti kanvas hitam – tidak mencolok dan tetap bisa dikreasikan agar cukup menarik.

 

  1. Lighting alami dari sinar matahari

Cahaya yang natural dari alam adalah opsi terbaik yang bisa kamu manfaatkan, terutama jika kamu masih pemula. Udah gitu, gratis pula. Wkwkwkwk

Lighting terbaik bisa kamu dapatkan di dekat jendela di sisi yang agak shady atau ada bayangannya dikit. Kuncinya adalah menghindari sinar mataharinya secara langsung agar hasilnya nanti nggak terlalu kontras dan bayangannya juga nggak terlalu pekat.

 

  1. Styling ‘hero product’-mu

Black Framed Eyeglasses On White Jacket And Blue Denim Bottoms

Hero product adalah objek utama yang kamu jual, terutama yang berupa barang atau produk. Bisa juga objek yang berhubungan dengan jasa atau layanan yang kamu jual. Maka, hero product harus jadi perhatian utamanya dong.

Mulai dengan menempatkan dan men-styling produk utama kamu sebelum menambahkan item besar tambahan lainnya yang berhubungan dengan hero product apa yang kamu jual.

 

  1. Props kecil tambahan

Black and White Laptop Computer

Setelah itu, kamu bisa menambahkan props tambahan yang berfungsi sebagai pernak-pernik yang melengkapi karakter hero product-mu. So, pilih props yang mendukung cerita serta hero product kamu tanpa menarik perhatian utama terhadap produk utamanya.

Taruh props tambahan di sekitar item tambahan untuk mengisi gap-gap yang ada. Coba main-main juga dengan penempatan dan angle-nya hingga pas dan terlihat menarik secera keseluruhan. Jangan sampai terlalu rame dan penuh, ya.

 

  1. Pilih palet warna yang simple

Dalam memilih props tadi, ada baiknya kamu pilih yang warnanya simple dan masih sefrekuensi dengan hero product-nya. Sehingga, tidak akan mencuri perhatian dari produk utama sepenuhnya. Penting juga agar warnanya bisa nge-blend dengan background.

Kalau mau menggunakan lebih dari satu warna, patok 2-3 warna saja ya, yang bisa combine dan nyambung satu sama lain.

Mini tips: hitam dan putih adalah warna netral yang nge-blend dengan palet warna apa pun, jadi bisa kamu pilih nih karena pasti nggak akan nabrak.

 

  1. Jepret flatlay-mu

Bayangkan flatlay-mu dipotret dari sudut pandang burung – jadi, shoot flatlay-nya dari atas dan pas di titik tengah. Sesuaikan saja tingginya, kalau perlu naik kursi juga nggak apa-apa. Goal-nya adalah nempatin kamera kamu parallel dengan flatlay-nya. Jika kamu menggunakan kamera handphone, coba gunakan mode ‘square crop’ dan nyalakan grid-nya untuk membantu kamu.

Setelah dapat shot-nya, coba juga beberapa variasi, seperti angle dan crop berbeda, atau ubah posisi props-nya. Dengan begitu, kamu akan dapat banyak opsi hasil foto.

 

  1. Edit flatlay kamu

Kamu juga bebas kalau ingin mengedit hasil jepretan kamu jika dirasa perlu. Misalnya untuk mengatur eksposur, kontras, saturation, atau clarity-nya, agar fotomu semakin kece. Coba-coba saja cari filter yang menurutmu cocok.

 

Tidak ada benar dan salah dalam fotografi, jadi kamu bisa ikuti tips ini sebagai guide saja. Dan tentunya, practice makes perfect 😉 Semoga bermanfaat, good luck!

Oh iya, kamu bisa cek artikel aslinya di sini. Atau cek flatlays lainnya dari Connie Chan di IG @whatshepictures.

Cek juga artikel kami yang lainnya tentang tips-tips fotografi serta foto produk di sini, ya!

 

Yesternight.id menyediakan berbagai jasa yang pastinya akan membantu meringankan beban anda dalam bidang dokumentasi, manajemen sosial media dan desain. berlokasi di Palangka Raya Kalimantan Tengah, Indonesia, Yesternight.i menekuni berbagai bidang diantaranya, Produksi Video, Dokumentasi Event & Wedding, Desain Grafis, Optimisasi & Manajemen Social Media, serta Video & Photography produk.

Subscribe newsletter kami di sini untuk mendapatkan tips & perkembangan seputar Dunia Multimedia & Marketing gratis. Baca juga artikel-artikel lain di Artikel Yesternight.id dan jangan lupa follow sosial media Yesternight.id untuk informasi lainnya dan berita-berita terbaru.

 

Langganan Artikel

Yuk berlangganan Newsletter Yesternight.id untuk mendapatkan informasi terbaru seputaran industri kreatif & multimedia, serta promo & informasi menarik ekslusif dari Yesternight.id