Jangan Sembarangan Menggunakan Jasa Influencers dan Endorse

Sebagai pemilik bisnis, kamu pasti ingin konsumer kamu terus stay on tune dengan produk kamu. Pada zaman saat ini, hal itu dapat lebih mudah dilakukan melalui media sosial. Sebagai pemilik akun bisnis kamu sendiri, pasti kamu telah membuat konten media yang menarik agar dapat menarik pehatian konsumer kamu. Tetapi hal ini tidak cukup, karena lama kelamaan para konsumer kehilangan minat dengan konten kamu. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai marketing di instagram, klik disini.

Baca: Bagaimana mengambil foto produk yang baik

Hal ini tidak dapat dipungkiri, tetapi ada satu cara agar kamu dapat mencegah hal tersebut terjadi. Yaitu, menggunakan jasa promosi dari individu yang memiliki banyak following dan tingkat engagement yang tinggi. Karena konsumer anda dapat berasal dari para pengikut individu ini yang melihat individu ini sebagai sumber yang terpercaya.

Sumber: Pexels

Yaps benar banget, review dari influencer dapat mengubah pandangan masyarakat yang awalnya tidak mengetahui brand kamu hingga ingin mencobanya karena tergoda dari review yang diberikan oleh influencer ini. Review influencers ini juga dapat menjadi konten yang paling berpengaruh dalam promosi terutama bagi konsumer yang memiliki kepercayaan terhadap apa yang disebutkan oleh influencer tersebut.

Zaman digital yang berkembang menyebabkan sosial media juga berkembang dengan pesatnya. Para influencers ini merupakan individu yang memiliki keahlian dalam bersosial media dan juga berhubungan dengan followers mereka dengan konten produksi sendiri. Contoh dari influencers itu adalah youtuber yang membuat dan memposting videonya bermain game, atau para selebriti Instagram yang lebih superfisial dalam penampilan mereka.

Apa yang membuat influencers ini dipercaya oleh followers mereka? simplenya karena para followers mereka mempercayai bahwa influencers ini merupakan ahli dalam melakukan sesuatu tertentu. Misalnya, youtuber Nex Carlos yang memiliki spesialisasi dalam mengontenkan makanan dan travelnya. Youtuber ini cocok untuk mengendorse brand makanan karena dikenal dengan konten makanannya. Untuk baca lebih lanjut mengenai penggunaan Instagram sebagai tools marketing, klik disini.

Nah setelah kamu tahu apa peran yang dapat diberikan influencers terhadap brand kamu. Sekarang mari kita lihat bagaimana memilih influencer yang tepat bagi brand kamu.

Memilih influencers yang Tepat Bagi Brand Kamu

1. Relevansi

Sebelum kamu perhatiin besar followersnya atau viralnya seorang influencer, kamu perlu dulu perhatikan apakah akun influencer ini merupakan akun yang cocok untuk mempromosikan produk kamu. Apakah relevan dengan apa yang ingin kamu jual? Mengapa harus relevan, kan asalkan viral pasti akan banyak yang lihat?

Sumber: Pinterest

Salah, jika tidak relevan, malah jatuhnya customer memiliki pandangan bahwa jelas influencer tersebut di bayar untuk mempromosikan brand kamu dan kehilangan minat untuk membeli brand kamu.

Maka dari itu, kamu harus perhatiin dulu apakah influencers ini cocok dalam mempromosikan brand kamu. Misalnya, Nex Carlos adalah youtuber makanan, maka brand yang paling cocok untuk mengendors beliau adalah merek makanan.

Selain relevansi itu, ada juga yang kamu harus perhatikan, yaitu perilaku dan sifat dari influencer tersebut. Tidak dapat dipungkiri, influencer memperlihatkan sifat atau perilaku di media sosial lebih banyak daripada orang biasa. Maka dari itu kamu juga harus memiliki pengetahuan bagaimana para followers influencer ini melihat influencer ini agar dapat mengetahui cara yang tepat untuk mempromosikan dan mengasosiasikan produk kamu dengan influencer ini.

2. Tingkat Engagement

Selain relevansi, kamu juga harus memiliki pengetahuan mengenai berapa banyak followers aktif yang dimiliki oleh influencer tersebut. Apakah followers tersebut menyebarkan konten influencer tersebut atau tidak? Berapa persen yang berkomentar, dan berbagi di bawah postingan konten? Dan berapa persen followers yang terus up to date.

Sumber: Pexels

3. Bigger is not always better

Terkadang kamu tidak harus terlalu mementingkan jumlah following dari influencer yang kamu pilih, tetapi kamu dapat memilih influencer yang memiliki following medium tetapi memiliki fans yang setia. Pada umumnya, semakin besar following influencer, terkadang bukan merupakan demografik yang tepat bagi brand kamu.

Misalnya saja nih, kamu menjual masker kecantikan. Influencer yang tepat untuk brand kamu adalah skincare blogger atau bisa juga dokter yang sering memberikan edukasi skincare terhadap umum.

Selain jumlah followers, jenis platform sosial media yang digunakan target kamu juga penting. Misalnya kamu ingin menjual baju, maka platform yang lebih baik adalah instagram dibandingkan facebook. Maka kamu harus mencari influencer yang memiliki banyak pengikuti di instagram.

4. Frekuensi Postingan

Hal ini sih akan menjadi persetujuan antara kamu dan influencer. Tepatnya influencer memiliki pengetahuan yang lebih banyak tentang kapan paling banyak jumlah followersnya akan melihat kontennya atau aktif di sosial media. Maka kemungkinan besar juga, influencer akan memposting konten tentang brand kamu di jam yang strategis.

Sumber: Pinterest

Terkadang untuk meyakinkan kustomer itu perlu beberapa kali melihat influencer ini menggunakan produk kamu. Peningkatan dalam frekuensi postingan yang teratur dapat membantu membangun kepercayaan kustomer dengan brand kamu, bila kamu terlalu sering mempostinga maka jatuhnya seperti spam. Dan kustomer langsung memiliki pandangan buruk mengenai brand kamu.

5. Autensitas

Mengapa memilih akun yang memiliki pengikut lebih kecil? Sebab ada kali beberapa akun influencer yang memiliki jumlah konten sponsor yang lebih kecil terlihat lebih terpercaya dan autentik kepada para followersnya.

Terkadang bentuk autentitas ini dapat juga ditingkatkan dengan menggunakan cerita pribadi dari influencer yang dapat dijadikan cerita inspirasional dengan menyelipkan secara subtle tentang produk kamu. Seringkali, cerita pribadi dari influencer dapat menjadi viral sebab jumlah share apalagi jika cerita tersebut inspirasional bagi followersnya. Dengan meningkatnya jumlah share, postingan itu juga mencapai target demografik baru.

Nah… sudah tahukan mengenai bagaimana cara memilih influencer yang tepat bagi brand kamu. Jika kamu menyukai artikel ini jangan lupa untuk membaca dan subscribe di Yesternight.id untuk mendapatkan artikel bermanfaat lainnya dan juga ilmu yang baru dalam dunia multimedia. Yesternight.id merupakan newsletter artikel yang membahas isu-isu terkini dalam dunia multimedia, seperti fotografi, videografi, hingga manajemen dalam sosial media.

Langganan Artikel

Yuk berlangganan Newsletter Yesternight.id untuk mendapatkan informasi terbaru seputaran industri kreatif & multimedia, serta promo & informasi menarik ekslusif dari Yesternight.id

0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar