7 Rekomendasi Film Dokumenter Terbaik!

Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan kenyataan, dan merupakan genre yang sangat menarik untuk ditonton. Selain berfungsi sebagai hiburan, dokumenter juga penuh akan pengetahuan yang sangat bermanfaat.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, film dokumenter jadi genre yang semakin diminati. Ada banyak judul film maupun serial pendek yang menarik banget untuk ditonton. Selain topiknya yang relevan, dokumenter juga berhasil memainkan emosi dan menciptakan ketegangan sama seperti film fiksi.

Berikut adalah 7 rekomendasi film dokumenter yang wajib kamu tonton.

 

1. BBC History of World War II – Hiroshima (2005)

Hiroshima merupakan film bergenre Dokudrama (Dokumenter Drama) yang dibuat pada tahun 2005, yang bertujuan untuk memperingati 60 tahun tragedi dijatuhkannya bom atom di kota Hiroshima oleh tentara Amerika.

Film ini menampilkan reka ulang tragedi Hiroshima dengan menggunakan catatan sejarah dari saksi mata kejadian yang masih hidup pada saat film ini dibuat.

Film dokumenter ini memenangkan beragam penghargaan bergengsi, diantaranya Emmy Award dan tiga BAFTA Award pada 2006.

 

2. Earthlings (2005)

Earthling menceritakan tentang “kekejaman” manusia yang mengeksploitasi, memanfaatkan dan menyiksa binatang, sebagai peliharaan, makanan, pakaian, koleksi, hiburan atau bahkan riset.

Film ini mengajak kita untuk hidup berdampingan dengan semua jenis makhluk hidup yang ada di bumi. Kesuksesan film ini terbukti dengan diraihnya banyak penghargaan bergengsi, antara lain Winner 2005 Sandiago film festivals, winner indie special content awards Boston international film festival 2005, dan Best documentary film Artivist film festivals 2005.

 

3. Oceans (2009)

Oceans adalah film dokumenter asal Prancis yg dibuat pada tahun 2009. Film ini disutradarai, diproduseri dan di-naratori oleh Jacques Perrin. Film ini menggambarkan tentang drama kehidupan bawah laut yang indah dan mengagumkan.

Pembuatan film ini memakai budget hingga $80 Juta, dan pengambilan gambar dilakukan di 50 tempat yang berbeda, sehingga membutuhkan waktu pembuatan selama 4 tahun lamanya.

 

4. The Act of Killling / Jagal (2012)

The Act of Killing atau Jagal adalah film dokumenter karya Joshua Oppenheimer sutradara  asal Amerika Serikat. Dokumenter ini menyorot bagaimana pelaku pembunuhan anti-PKI yang terjadi pada tahun 1965-1966 di Indonesia.

Film ini adalah hasil kerja sama Denmark, Inggris dan Norwegia yang merupakan proyek dari Universitas Westminster.

Film Jagal memperoleh berbagai penghargaan, diantaranya Film Dokumenter Terbaik pada British Academy Film and Television Arts Awards 2013 dan nominasi Film Dokumenter Terbaik pada Academy Awards ke-86.

 

5. The Look of Silence / Senyap (2014)

The Look of Silence atau Senyap adalah film dokumenter kedua hasil karya sutradara Amerika, Joshua Oppenheimer dengan tema sentral pembantaian massal 1965, film ini merupakan sequel lanjutan dari film The Act of Killing (Jagal).

Film Senyap pertama diputar di Indonesia pada 10 Desember 2014 secara serentak di berbagai kota, sebagai bagian dari peringatan hari HAM (Hak Asasi Manusia) sedunia.

Seperti pendahulunya, Jagal, film Senyap juga masuk nominasi Oscar untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik. Film Senyap adalah film Indonesia pertama yang masuk dalam nominasi Oscar.

 

6. I Am Ali (2014)

I Am Ali adalah film dokumenter 2014 yang disutradarai oleh Clare Lewins. Menceritakan kehidupan sang legenda tinju Muhammad Ali. Film ini bercerita tentang rekaman audio pribadi yang dibuat Ali sendiri selama tahun 1970-an. Selain itu, wawancara dengan teman, anggota keluarga, dan orang-orang yang terkait dengan tinju profesional, dikombinasikan dengan rekaman arsip Ali yang digunakan di seluruh film.

Dalam film tersebut juga ditampilkan petinju-petinju legendaris yang memiliki hubungan dekat dengan Ali antara lain George Foreman, Jim Brown, dan Mike Tyson.

 

7. Zero Days (2016)

Zero Days adalah film dokumenter tahun 2016 yang disutradarai oleh Alex Gibney. Film ini terpilih untuk bersaing memperebutkan penghargaan Golden Bear di Festival Film Internasional Berlin ke-66.

Zero Days menceritakan fenomena seputar virus komputer dengan sandi Stuxnet dan pengembangan perangkat lunak perusak yang dikenal sebagai Olimpiade. Film ini juga berkisah dengan diskusi mengenai tindak lanjut rencana Cyber Nitro Zeus dan Kesepakatan Nuklir Iran.

Zero Days memberi gambaran menegangkan dalam perang dunia maya. Film dokumenter karya Alex Gibney yang baru menjelajah masa depan perang dunia maya – termasuk virus yang bisa meretas komputer dalam keadaan offline.

 

Yesternight.id telah bekerja dengan banyak jenis industri, EO dan brand dan perusahan. Kami menyediakan jasa terbaik untuk produk dan jasa kami, dengan konsistensi dan efisiensi menjadi kualitas utama kami. Dan untuk kabar lebih baiknya lagi, harga jasa kami itu dapat dinegosiasi dan sangat murah

Kamu dapat menghubungi kami melalui:

Facebook: Yesternight Indonesia

Yesternight Indonesia – Beranda | Facebook

Instagram: Yesternight.id

#yesternightindonesia (@yesternight.id) • Instagram photos and videos

WhatsApp: https://wa.me/6281349611223?text=Halo%20Yesternight,%20saya%20mau%20tanya%20soal%20

Yesternight.id juga menawarkan banyak jenis jasa multimedia yang akan menguntungkan bisnis dan personal branding kamu. Studio kami menerima jasa manajemen sosial media, penyorotan dokumentasi, dan desing logo atau grafis.

Langganan Artikel

Yuk berlangganan Newsletter Yesternight.id untuk mendapatkan informasi terbaru seputaran industri kreatif & multimedia, serta promo & informasi menarik ekslusif dari Yesternight.id